Allah Swt. Akan Membuat Rasulullah Saw. Ridha
Suatu saat Rasulullah Saw., sebagaimana biasa, bertemu dengan
para sahabat di Masjid Nabawi, Madinah. Masjid itu sendiri, semula, memiliki
bagian beratap yang menjadi ruang pelaksanaan shalat yang terdiri dari dua
baris batang kurma yang sejajar dengan dinding kiblat. Setiap baris terdiri
atas enam batang, tiga di sebelah kanan dan tiga yang lain lagi di sebelah
kiri, sebagai pengganti kolom-kolom.
Sementara bagian beratap yang menjadi tempat permukiman Ahl
Al-Shuffah, yang terletak berseberangan dengan tempat pelaksanaan shalat tersebut,
memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Ketika jumlah kaum Muslim semakin bertambah,
beliau kemudian melakukan perluasan: sepuluh hasta di bagian timur dan sepuluh
hasta di bagian barat. Penambahan juga dilakukan pada batang-batang kurma: satu
di bagian timur dan dua di bagian barat.
Dalam pertemuan dengan sejumlah sahabat tersebut, Rasulullah
Saw. membacakan firman Allah Swt. yang berkaitan dengan doa Ibrahim a.s., Ya
Tuhanku! Sungguh, berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan manusia.
Karena itu, barang siapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya
orang itu termasuk golonganku. Dan, barang siapa yang mendurhakaiku, maka
sungguh Engkau Maha Pengampun lagi Maha penyayang (QS Ibrahim [14]: 36).
Selepas itu, Rasulullah Saw. membacakan doa yang diucapkan
‘Isa a.s., Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah
hamba-hamba-Mu. Dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sungguh Engkaulah Yang
Maha perkasa lagi Maha bijaksana (QS Al-Ma'idah [5]:118).
Setelah membacakan doa kedua nabi tersebut, Rasulullah Saw.
lantas mengangkat kedua tangan dan berdoa, “Ya Allah! Bagaimana umatku? Ya Allah! Bagaimana umatku?"
Beliau kemudian menangis. Maka, Allah Swt. pun berfirman
kepada Malaikat Jibril, "Hai Jibril! Pergi dan temuilah Muhammad! Katakan
kepadanya bahwa Tuhanmu Yang Maha Mengetahui menyuruhmu bertanya kepadanya mengenai
apa yang membuatnya menangis."
Jibril pun mendatangi Rasulullah Saw. dan menyampaikan pesan
Allah Swt. kepada beliau. Beliau pun memberi tahu Jibril mengenai apa yang
membuat beliau menangis.
Maka, Allah Swt. pun berfirman kepada Jibril, "Hai
Jibril! Pergilah ke Muhammad dan katakan kepadanya, ’Sesungguhnya
Aku akan membuatmu ridha dalam kaitannya dengan umatmu dan Aku tak ‘kan
menyusahkanmu!
